Senin, 05 Agustus 2013
Sabtu, 03 Agustus 2013
RAMADHAN, KAU AKAN SELALU KURINDUKAN
Tak terasa Ramadhan hampir usai. Betapa indahnya bulan ini, terlalu banyak kenikmatan di dalamnya. Ramadhan, kau akan selalu kurindukan.
Banyak orang berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Meskipun seringkali aku merasa kesal-mengapa mereka hanya berbuat baik di bulan ini. Tetapi Ramadhan tetap istimewa. Ramadhan, kau akan selalu kurindukan.
Jumat, 02 Agustus 2013
ANDAI INI ADALAH RAMADHAN TERAKHIR
Bulan
Ramadhan adalah bulan penuh berkah, bulan penuh limpahan rahmat, bulan penuh
ampunan. Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa. Banyak kebahagiaan
datang dalam bulan ini. Banyak kenikmatan datang dalam bulan ini.
Kebahagiaan
dan kenikmatan yang teramat sangat adalah bisa berkumpul bersama keluarga.
Jarang sekali kami sekeluarga bisa berkumpul. Aku kuliah di Semarang, adik laki-laki
sekolah di Jakarta, adik perempuan sekolah di Bogor, ayah bekerja di Jakarta,
ibu tinggal di Pekalongan. Hanya di bulan ini kami sekeluarga dapat berkumpul,
itu pun H-10 lebaran paling cepat bisa berkumpul semuanya. Tapi sungguh
kebersamaan ini terasa sangat berarti.
Minggu, 28 Juli 2013
Blogwalking on Argalitha's Blog
Setelah menjelajahi blog http://argalitha.blogspot.com, ada beberapa postingan yang menarik minat saya, ini dia :
Aku sangat setuju dengan apa yang mbak paparkan. Kelak di akhirat nanti amal lah yang akan menjadi sahabat sejati kita. Sebaik apapun sahabat yang ada hanya menemani kita sesaat di dunia, tapi tak akan bisa menemani kita di akhirat kelak. Berbeda halnya dengan amal, amal selalu mengiringi setiap langkah kita, bahkan sampai kita di akhirat.
Aku sangat setuju dengan apa yang mbak paparkan. Kelak di akhirat nanti amal lah yang akan menjadi sahabat sejati kita. Sebaik apapun sahabat yang ada hanya menemani kita sesaat di dunia, tapi tak akan bisa menemani kita di akhirat kelak. Berbeda halnya dengan amal, amal selalu mengiringi setiap langkah kita, bahkan sampai kita di akhirat.
Selasa, 23 Juli 2013
[BeraniCerita #21] Kolak Istimewa Buatan Ibu
Tak
ada yang mampu menggantikan enaknya rasa kolak pisang buatan ibu. Rasanya
begitu istimewa. Ibu sudah memberikanku resep untuk kupraktikkan membuatnya.
Suamiku memang senang dengan kolak buatanku. Tapi lidahku mengatakan, kolak
buatan ibu tak pernah bisa terkalahkan rasanya.
“Halo
ibu apa kabarnya ? Ibu sehat ?”
“Alhamdulillah
sehat nak, kamu dan keluarga apa kabar ?”
[BeraniCerita #20] Kaset dan Seuntai Masa Lalu
Kaset
itu, entah mengapa aku selalu tertarik untuk memutarnya berulang kali. Aku
sudah berusaha menyimpannya. Tapi kaset itu masih saja menarik perhatianku. Aku
sudah meletakkannya di atas lemari, supaya aku tak sering melihatnya. Ah
percuma saja, aku selalu mencarinya.
Setelah
pulang kerja, aku selalu memutarnya. Mendengarkan alunan lagu yang begitu
indah. Seketika itu bayangan wajahmu hadir. Pikiranku menerawang ke masa lalu.
Senin, 22 Juli 2013
Langganan:
Postingan (Atom)





