Kamis, 06 Juni 2013

PERTEMUAN



Pertemuan dan perpisahan seperti dua sisi uang logam yang tak dapat terpisahkan. Aku bahagia ketika pertemuan itu datang, tapi seketika aku merasa sedih ketika perpisahan menghampiri.

Aku ingin menahanmu untuk tetap bertahan di sini. Ah tapi tentu saja aku tak dapat melakukannya. Pertemuan yang singkat ini tak sebanding dengan penantian yang begitu lama. Tapi tenang saja aku tak akan lelah menunggumu.

Pertemuan itu terlalu sederhana, kuucapkan selamat datang, lalu kuucapkan selamat tinggal. Tak banyak yang kita lakukan. Kita hanya saling menatap, saling diam, terkadang saling bercerita, dan kemudian tersenyum. Ah iya, aku bahagia melihat senyummu. Senyum yang jarang sekali kulihat. Ketika bersamamu entah mengapa waktu terasa begitu cepat berlalu. Waktu seolah berlari, padahal kita hanya diam di sini. Andai saja aku memiliki mesin waktu, aku akan menghentikan waktu ketika sedang bersamamu.

Ada banyak hal yang telah kurencanakan ketika bersamamu, tapi semuanya tak kita lakukan. Kita hanya memilih berdiam diri menghabiskan waktu, dengan saling menatap dan sesekali melontarkan senyuman. Aku tahu kamu lelah dalam perjalanan untuk menemuiku, tapi kamu datang hanya untuk melihatku. Begitupun aku, ketika bertemu aku hanya ingin melihatmu, melihatmu baik-baik saja. Itu sudah cukup.



Sambil dengerin lagunya VIERRA "Pertemuan singkat"
Pertemuan singkat dan berjalan sangat cepat
Tidak disangka aku langsung terhipnotis olehmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar