Jumat, 03 Januari 2014

LORONG MISTERI



Aku ingin bercerita;
tentang lorong yang setiap hari kulewati
tentang jalan yang setiap waktu kujajaki
tentang puncak yang selalu ingin kudaki.

Rabu, 01 Januari 2014

PESTA KEMBANG API



SURAT-SURAT HUJAN



Apakah hujan ini pertanda tangisan langit?

Hujan selalu meninggalkan sisa air mata, yang pada akhirnya selalu dibiarkan mengering dengan sendirinya.

Perempuan itu mengetupkan matanya. Merasakan betapa hujan senantiasa hinggap sebagai gigil di dada. Di tangannya sepucuk surat rindu tak pernah habis terbaca. Apakah, apakah yang lebih luka dari penantian sia-sia?

Selasa, 31 Desember 2013

HUJAN DI PENGHUJUNG DESEMBER


Selamat pagi rintik hujan. Hujan yang selalu membawa harapan yang sama, namun jalan ceritanya kini telah berbeda. 

Hujan seringkali mempertemukan kita, dalam untaian kata yang saling menyapa. Aku menyapa diammu, kamu menyapa heningku.

Kita sama-sama memilih bungkam. Menyembunyikan segala rasa, bersembunyi di balik cerita bersama hujan.

Selasa, 24 Desember 2013

HAPPY 1ST ANNIVERSARY



Pertama. Ada yang mengatakan pertama itu istimewa. Ada yang mengatakan pertama itu berani. Ada yang mengatakan pertama itu tantangan.

Aku rasa semua itu benar. Selama satu tahun ini ada banyak kata yang mampu kugoreskan. Selama satu tahun ini ada banyak tanya terjawab. Selama satu tahun ini ada banyak warna yang tercipta. 

Waktu berjalan begitu cepat, tanpa kusadari ternyata aku telah melewati banyak hal yang tak terduga. Kubaca satu persatu untaian kata yang telah tercipta, ternyata ada banyak hal menarik yang bisa kuceritakan.

Minggu, 22 Desember 2013

SELAMAT HARI IBU



Sudah 21 tahun, engkau menyayangiku. Masih dengan kasih sayang yang sama, utuh, dan tak pernah berkurang sedikitpun. Bahkan kasih sayangmu semakin hari justru semakin besar. Belaian lembut jemarimu yang tak pernah lelah menyentuhku dengan penuh kasih sayang. Binar matamu pun kurasakan ada kasih sayang yang menyala di sana.

Sudah 21 tahun, engkau menjagaku. Menjagaku di tengah kejamnya malam, yang mungkin bagimu malam terasa lebih panjang. Ketika malam semakin larut, kau selalu menyempatkan diri berkunjung ke kamarku, memastikan aku sudah terlelap atau belum. Sesekali aku menyadari engkau membenarkan posisi selimutku, engkau tak membiarkanku merasakan dinginnya malam. Ketika suatu hari aku meninggalkan rumah, kau pun masih menjagaku melalui doa – doa yang kau panjatkan.

Sabtu, 21 Desember 2013

WHAT MONEY CAN BUY ?


Money can buy a house
but not a home.

Money can buy a bed
but not sleep.

Money can buy a clock
But not time.