Pagi ini seorang
pangeran bersuara merdu membangunkanku dari tidur lelapku. Tidur yang sangat bermakna,
karena ada kamu yang hadir dalam mimpiku. Bukan sekali ini kau hadir dalam
mimpiku, tapi sudah berkali-kali, entahlah sampai aku tak mampu menghitungnya.
Perlu kau ingat meskipun hampir setiap malam kau hadir dalam mimpiku, aku tak
akan pernah bosan. Karena kau selalu mempesona, kau mampu membuatku merasa
tenang, walau hanya sebatas mimpi. Ketika kau hadir dalam mimpiku, rasanya aku
tak ingin tersadar. Ah yang benar saja, aku jadi pemabuk mimpi.
Jumat, 12 Juli 2013
Sabtu, 06 Juli 2013
[BeraniCerita #19] Cinta vs Gengsi
“Rani,,, tolong jangan tinggalkan aku”, dari ujung jalan kau berteriak. Aku seolah tak mendengar, aku berlari meninggalkanmu. Sembari berlari, sesekali kata-katamu tadi terngiang dalam benakku. Rasanya berat sekali untuk membalikkan badan ini. Tapi gengsiku terlalu tinggi. Aku ingin kau mengejarku. Nyatanya kau hanya diam di ujung jalan sana. Tak bergerak sedikitpun.
Kini kau semakin jauh. Semakin tak terlihat oleh pandanganku. Aku hanya bisa melihat bayanganku sendiri. Aku berhenti di atas larik hitam-putih. Entah apa yang kupikirkan, kakiku berhenti di sana. Kenapa kau diam saja di sana, kenapa kau tak mengejarku. Gumamku dalam hati.
Rabu, 03 Juli 2013
LANGIT SEDANG BERSAHABAT
Cuaca pagi ini begitu mempesona. Birunya langit yang meneduhkan. Hembusan angin sepoi yang mendamaikan. Hijaunya rerumputan yang mengiringi perjalananku. Di atas sana juga tampak dua ekor burung bangau putih yang sedang berkejaran. Sesekali ada seekor tikus yang melintas di tengah kasarnya jalan raya. Ah untung sekali aku tak menginjaknya.
Ada banyak gumpalan awan di tengah birunya langit. Daun bergerak kencang didera derasnya angin. Angin berlarian seolah mengejarku. Aku tidak takut kalah didahului angin. Angin justru membantuku untuk lebih mudah bergerak, lebih cepat, dan lebih cepat lagi. Mungkin harapanku aku bisa berlari secepat angin. Ah tapi itu mustahil.
Selasa, 02 Juli 2013
TERKADANG
Terkadang kamu diam, tapi sebenarnya kamu ingin berbicara.
Terkadang kamu tertawa, tapi sebenarnya kamu ingin menangis.
Terkadang kamu merasa sepi, tapi sebenarnya di sekelilingmu ramai.
Terkadang kamu terlihat menikmati, tapi sebenarnya kamu tidak senang.
Terkadang apa yang kamu dengar tidak sesuai dengan apa yang kamu lihat.
Terkadang apa yang kamu lihat tidak sesuai dengan apa yang kamu ucap.
Terkadang apa yang kamu ucap tidak sesuai dengan apa yang kamu rasakan.
Terkadang apa yang kamu rasakan tidak sesuai dengan apa yang kamu pikirkan.
Jumat, 28 Juni 2013
KISAHKU DI SEMESTER 6
Wah tak terasa, sudah hampir usai masa perkuliahan semester 6. Selamat yang sedang menikmati hari tenangnya dengan setumpukan tugas yaa. Ayo berjuang kawan, masa-masa kuliah sudah hampir usai, jadi berjuanglah semaksimal mungkin ya :)
Kalo udah semester 6, udah berasa tua nih. Pikirannya udah pengen lulus, cari kerja, and bahagiain ortu. Di masa-masa terakhir semester ini, rasanya tak mau melewatkan moment-moment bahagia bersama kawan. Moment di kampus, moment di kos, moment jalan-jalan, moment makan bareng, and every moment with u guys.
Kalo udah semester 6, udah berasa tua nih. Pikirannya udah pengen lulus, cari kerja, and bahagiain ortu. Di masa-masa terakhir semester ini, rasanya tak mau melewatkan moment-moment bahagia bersama kawan. Moment di kampus, moment di kos, moment jalan-jalan, moment makan bareng, and every moment with u guys.
Selasa, 25 Juni 2013
BULAN DAN BINTANG
Malam ini langit begitu indah. Ada supermoon di atas sana. Ia tersenyum menatapku.
Begitupun aku, aku tersenyum menatapnya. Pemandangan seperti ini yang selalu
membuatku kagum atas segala kebesaran-Nya. Menantap indahnya langit malam ini
bisa mengobati segala resah dan gundah.
Bulan terlihat indah ketika dilihat dari jarak yang jauh. Meskipun
jauh, ia tetap memancarkan cahayanya. Cahaya yang begitu menawan, membuat siapa saja yang melihatnya dapat tersenyum. Apabila kita melihatnya dari dekat, belum tentu seindah yang kita lihat sekarang.
Sabtu, 08 Juni 2013
MALAM, HUJAN, DAN SECANGKIR KOPI
Malam ini di luar sedang hujan. Kutengok dari jendela, tampak rintik hujan yang berjatuhan. Kunikmati alunan irama yang menentramkan. Ada kesejukan lain yang tiba-tiba menjalar di dalam jiwaku.
Lama-lama dingin semakin kurasakan. Aku butuh sesuatu yang bisa menghangatkan. Lalu kuseduh secangkir kopi. Ya, kopi bisa membuatku bertahan lebih lama ketika malam. Secangkir kopi bisa membuatku terjaga hingga menjelang pagi. Semakin lama aku terjaga, semakin lama pula aku bersama khayalan tentangmu.
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)


.jpg)
